*Englisch sprechen? Click here*

Akhirnya 🙂

Mereka-mereka yang bisa mendapatkan sesuatu yang istimewa untuk ‘kali pertama’nya adalah orang-orang yang beruntung menurut saya. Waktu ciuman pertama kali adalah dengan si paling cantik di kelas, atau pekerjaan pertamanya adalah di perusahaan yang dia sudah idam-idamkan sejak dulu.

Saat ini saya sungguh merasa jauh lebih beruntung dari kebanyakan orang karena pameran foto tunggal pertama saya akan menampilkan Gerakan Indonesia Mengajar.

Buat teman-teman yang belum tahu, saya, Henry dan Handry (teman baik saya yang sekarang tidak lagi di bawah bendera Edward Suhadi) setahun lalu pergi ke daerah-daerah pelosok di Indonesia untuk mengambil gambar dan cerita Pengajar-pengajar Muda yang sedang menunaikan tugas mereka. Post tentang kepergian saya bisa dibaca di sini, dan semua tulisan mengenai perjalanan kami bisa dilihat di sini.

Francy, myself, Henry and Handry on that 5 am flight. I remember being scared 🙂

Kami membawa pulang begitu banyak gambar.

Saya masih ingat ketika kami mempresentasikan hasil perjalanan kami kepada Pak Anies dan tim Jakarta, tidak lama setelah kami kembali. Saat itu adalah kali pertama mereka melihat kondisi di lapangan, karena yang kami foto adalah angkatan pertama dari Pengajar Muda.

Hampir semua yang hadir di ruangan itu menangis. Saya dan tim harus berusaha sekuat tenaga untuk tidak tercekik di tengah-tengah presentasi kami karena begitu banyak kisah indah dan menyentuh yang kami alami sendiri.

Sejak saat itu, foto-foto ini tidak pernah kami perlihatkan kepada umum.

One of the most beautiful backdrops: Indomut Village docks

Tidak di blog ini, di Facebook, atau di Twitter. Beberapa foto itu tentunya ada di website Indonesia Mengajar, karena memang kami pergi untuk menyediakan materi-materi media untuk keperluan visual Indonesia Mengajar, namun masih banyak foto-foto cantik yang masih tersimpan rapih.

Saya rindu mereka ditampilkan tidak hanya di blog saja, tapi dalam sebuah pameran yang pantas, pameran yang menceritakan tentang cerita romantis dan heroik ini.

Namun kedua belah pihak sibuk dan tenggelam dalam agenda-agenda kami yang lain, kami dan IM juga belum menemukan bentuk pameran yang tepat.

Sampai sekarang.

Dengan ini kami mengundang teman-teman semua yang membaca blog ini untuk hadir di pameran tunggal pertama kami, berjudul “Lagu Baru”.

Kenapa “Lagu Baru”?

Ada ungkapan di bahasa kita tentang hal-hal negatif yang selalu terjadi berulang-ulang dan terprediksi: “Ah, itu mah lagu lama.” Seperti mau mengatakan, “Gw mah tau lagu ini. Dah bosen.”

Saya melihat Indonesia Mengajar sebagai sebuah suara baru, sebuah lagu baru di Indonesia.

Ketika begitu banyak hal buruk sudah begitu menumpuk dan terjadi berulang-ulang di Indonesia: korupsi, kekerasan, diskriminasi, ketidakpedulian, skandal-skandal, Indonesia Mengajar dengan cerita mereka dan pemimpin mereka dan semangat anak muda mereka dan dedikasi mereka dan hati mereka dan kompetensi mereka dan hasil mereka membuat ribuan orang menoleh dan berkata, “Hey, gw ga pernah denger lagu yang ini nih…”

Pameran ini adalah tentang menyebarkan lagu itu. Bahwa sekarang ada lagu baru, yang Anda juga, seperti kami, bisa senandungkan.

Pameran ini adalah tentang menyebarkan lagu itu. Bahwa sekarang ada lagu baru, yang Anda, seperti kami, bisa senandungkan.

Kamu akan menampilkan foto-foto dari perjalanan ini, juga mengadakan beberapa acara menarik selama acara tiga hari ini.

Akan ada peluncuran film dokumenter pendek perjalanan saya dan Francy istri saya ke Halmahera Selatan. Begitu banyak momen dan pemandangan indah yang menurut saya akan sungguh membuat Anda seperti ada di sana.

Kami juga merencanakan temu sapa dengan para Pengajar Muda yang sudah kembali dari penugasan mereka, sehingga para tamu bisa tahu dengan pasti tentang perubahan yang sedang ditanamkan oleh gerakan ini.

Selain itu, kmai juga akan mengadakan sebuah workshop mini tentang travel photography. Saya akan berbagi persiapan-persiapan apa saja yang tim kami lakukan dan tips-tips tentang memotret di daerah-daerah sulit. Juga akan ada bedah foto untuk beberapa foto yang ditampilkan.

Dan ini yang paling kami suka: Semua foto ini akan bisa Anda beli. Kami rindu para tamu pulang membawa sesuatu yang cantik untuk menghias tembok kalian, mengingatkan kalian akan lagu baru ini, dan juga mendukung gerakan ini. Kami bahkan sedang mempersiapkan lelang di hari terakhir kami untuk beberapa foto spesial kami, yang akan dibuka oleh Pak Anies Baswedan sendiri. Tentunya semua keuntungan dari penjualan ini akan didonasikan kepada Indonesia Mengajar.

Detail-detail tentang acara ini akan segera kami publikasikan.

* * * * *

Seperti saya tulis di awal:

Saya lebih dari beruntung untuk bisa menampilkan sesuatu yang begitu indah sama seperti dia begitu bermakna untuk pameran perdana saya.

Tidak pernah sebuah proyek begitu penting buat saya secara pribadi.

Banyak mereka yang tahu mimpi saya ini mengirimkan SMS ke saya, “Akhirnya ya Ward :)”

Yes, akhirnya.

🙂

Mari datang.

Teman-teman juga bisa bantu menyebarkan kabar tentang pameran ini melalui Lagu Baru Facebook Event page

UPDATE: Trailer Lagu Baru
[youtube id=”BQkDrecHm7w”]

Click the event list below to see it bigger

Menikmati tulisan ini? Dengan berlangganan, kamu akan dapat notifikasi jika ada tulisan-tulisan baru.
Name
Email *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *