I still believe that my team is one of the best around. People that are great leaders and with great communication skills, good character, skills, integrity. Tied with bonds of family but more professional than most of the teams I’ve seen.

Now you think that everything is all hugging and exciting and warm and understanding under the hood. But if you have 20+ people with strong minds and opinions, those are not the only things that are happening.

We were a three man team, and now we’ve grown to this size with all its complications and dynamics. People will have friction with one another.

The question is, will I use the heat from the friction to get better, or to be miserable? The last months of the year 2012 I’ve been hearing more and more of these ‘friction reports’ – not team shattering, end of our story kinda thing, more kinda like little girls nagging 🙂

As a CEO I usually wrote a letter to all the team member on the last day of the year. Past successes and tommorrow’s hope.

But another report that last working morning of 2012 ticked me off. And so I wrote the attached email. Quite furiously, as you will see for yourself, hahaha 🙂

I might be crazy to post an internal company memo to the world, but I believe this is what happens to ALL teams all over the world, and I just hope that the leaders and team members that read this will benefit from it.

If you say that your team never had disagreements or frictions, well, it’s either they are bored to death to the state of ignorance, or you’re lying 😀 😀 😀 Sorry 🙂

I wrote the email below without the slightest intention of posting it online, so what you read is 100% genuine internal memo. No parts have been edited.

The perfect family is not the one that never had fights and disagreements, but the one that know they’re not perfect, but they love each other and they working their way to get better together.

Enjoy.

——————————————————–

Begin forwarded message:

From: Edward Suhadi
Date: December 21, 2012, 9:27:47 AM GMT+07:00
To: ALL ESP
Subject: Last working day of the year and the one single thing I want from you guys next year.

Hiya guys.

This is it. The last day of the year.

Saya sebetulnya mau cerita panjang-panjang seperti yang biasa saya lakukan di tahun-tahun kemarin.

Tapi mengingat saya baru selesai meeting sampai jam 2 semalam soal rumah baru kita dan I have a plane to catch, I’m gonna make it short.

Kalian sudah tau semua tentang New Directions and everything. Kalian tahu saya grateful dan saya berterima-kasih kepada kalian for an amazing 2012.

Soal semua itu saya tidak meragukan kemampuan kalian.

Dulu kita punya musuh yang sama, yaitu klien-klien yang tidak sesuai visi kita, mengakibatkan kita down dan tidak bisa maju. Muter-muter di situ aja. Energi habis bukan buat maju, tapi buat berputar di tempat.

Tapi karena New Directions, kita sudah semakin hari jauh semakin sedikit mendapat klien-klien seperti itu. Thank God it’s working.

Namun di bulan-bulan terakhir ini jujur saya sering pusing dan emosional, karena:

Semua orang komplein/curcol/menggerutu terhadap satu sama lain.

A curcol soal B.
C curcol soal A.
D menggerutu soal B.
A komplein soal D.
E ga cocok sama F.
G ga seneng sama H.
and on and on and on and on.

I don’t say harsh things to often, but to be honest:

I AM SICK AND TIRED OF PEOPLE COMPLAINING ABOUT HOW OTHER PEOPLE ARE NOT PERFECT.

NEWSFLASH: YOU ARE NOT PERFECT EITHER.

Mungkin karena kita sudah dekat seperti keluarga, setiap kekurangan, setiap ketidak-cocokan, hal-hal sepele, selalu diutarakan, dan selalu dikeluhkan.

Okelah kalau hal-hal ini tentang pelecehan seksual, tentang nyolong duit, tentang main kekerasan. Bukan. Hal-hal sepele yang akhirnya sampai ke telinga saya.

*Maaf buat mereka yang tidak pernah mengeluh, bahasa yang saya gunakan universal saja, karena mayoritas memang ini yang saya dengar, baik langsung, maupun tidak langsung, tentang hampir semua orang di kantor ini belakangan ini.

Saya jadi berpikir apa karena sekarang sudah terlalu enak ya, ga ada klien-klien sulit jadi kita perlu menyalurkan hal-hal ini kepada teman-teman seperjuangan kita?

– – – – –

Hanya satu hal yang saya minta untuk tahun depan. Jadikan ini resolusi 2013:

“SAYA AKAN MEMBANGUN MEREKA YANG BEKERJA DENGAN SAYA.”

Ingat satu kalimat ini aja.

Gw akan minta ini dicetak besar2 dan ditaruh di tempat yang semua orang bisa lihat, setiap hari, setiap saat.

– – – – – –

Tidak semua hal perlu diceritakan, tidak semua hal tidak enak perlu dicurhatkan, tidak semua ketidak-adilan perlu dikeluhkan.

Kebiasaan ini pada jangka panjang akan membuat karakter kita jadi LEMAH dan cara berpikir kita hanya tentang mengeluarkan isi hati, dan BUKAN MENCARI SOLUSI.

It doesn’t matter if you curcol, share what you are feeling to five persons or two persons, or to even one person, because in the end it is still us alone that is complaining.

Hati-hati guys. Hidup kalian akan terbentuk karenanya.

Hidup bukan tentang mencari laut tenang. Laut tenang tidak akan membuat seorang kapten yang handal.

Laut bergelora, mesin mati, angin ribut, dan batu karang yang akan membentuk seseorang menjadi lebih baik.

A leader will find solutions, not just talking about the past, the things that has happened.

A leader will have a spacious heart, where he will take everything, and he can analyze and observe, and keep a calm heart, and THINK before he/she opens her mouth.

FYI, I DO THIS EVERY SINGLE DAY while being a leader all my life.

Kalian mau jadi pemimpin kan? Mau maju dalam hidup?

Stop complaining. Terima ketidak-adilan dan kekecewaan. Analisa. Find your peace. Know that people are not perfect.

Lalu cari solusi. Cari kontribusi.

Contoh sederhana (jangan berasa, jangan gampang tersinggung ye):

A telat datang motret.

B yang satu tim yang sudah datang bukannya kesel karena menunggu A, dan langsung ambil whatsapp cerita ke C bagaimana A suka telat, dan ga bisa dibilangin, dan bahwa A menghancurkan hidupnya karena semua orang harus menunggu dia, dan bahwa bagaimana dunianya berakhir karena ini,

tapi instead:

B angkat telpon, tanya A di mana, lalu saat A datang dan waktunya tepat dengan kata2 yang tepat dan nada yang tepat bertanya apa yang terjadi, kenapa sering terlambat?

Mungkin banget berdua malah merumuskan sebuah solusi, misal: B yang tepat waktu akan berjanji telpon A 30 menit sebelum waktu yang disepakati. B senang dibantu, A senang bisa membantu. Dua-duanya naik kelas.

Dan tidak ada C D E F G H I J K L yang perlu tau soal ini.

Case closed.

Isn’t that a nice picture to have?

99% masalah/komplein/curcol yang saya dengar bisa diselesaikan dengan cara ini.

Would you try doing that?

– – – – –

“SAYA AKAN MEMBANGUN MEREKA YANG BEKERJA DENGAN SAYA.”

Ini aja satu aja permintaan saya buat 2013.

Bukan kerja keras, atau permintaan-permintaan bos perusahaan seperti biasanya, tapi hanya satu ini: bagaimana kalian membangun mereka yang bekerja dengan kalian.

Sekali lagi: I AM SICK AND TIRED OF PEOPLE COMPLAINING ABOUT HOW OTHER PEOPLE ARE NOT PERFECT.

I don’t want to hear this in 2013.

Curcol itu bikin enak, cari dukungan, cari orang sepaham. TAPI TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH DAN TIDAK MEMBANGUN KITA.

And you know what, this is not for me or ESP, but for your life. Untuk hidup kamu, untuk membangun karakter kamu di hidup kamu yang masih panjang perjalanannya ini.

– – – – –

Saya tahu dengan pasti setiap dari kalian dan dinamika kita di ESP. I’m an excellent judge of character and I put you piece by piece in this big family we have now.

Dan saya masih yakin 100% percaya bahwa tim kita adalah tim paling solid dan salah satu tim terbaik yang selalu diimpi2kan orang.

I LOVE THIS TEAM. I BELIEVE IN THIS TEAM.

Saya hanya melihat bahwa kebiasaan ini adalah tunas benalu yang sangat berbahaya yang harus dibabat sampai ke akar-akarnya. THIS HAS TO END.

So please. Stop the complaining.

Stop being a problem, for me and the other guys, and be a solution.

Amazing thing happen when we see pictures like A+B above: we see ourselves growing, we see ourselves happier, and we see ESP going to places we never gone before, because the energy we have can be used to move forward, to go higher, not to talk about small thing. Bukan hanya muter-muter di situ aja.

– – – – –

Kalau kalian sudah baca ini dan mau ikut jadi orang yang lebih baik di 2013, please reply to all@edwardsuhadi.com dengan subject:

“DI 2013, SAYA, [NAMA], AKAN MEMBANGUN MEREKA YANG BEKERJA DENGAN SAYA.”

I am awating your reply.

Happy New Year.
——————————————————–

PS: All of them replied the email – and we’re working on things right now 🙂

Menikmati tulisan ini? Dengan berlangganan, kamu akan dapat notifikasi jika ada tulisan-tulisan baru.

3 thoughts on “An Internal Memo: My Email To The Team On The Last Day Of 2012

  1. Couldn’t agree more with this “Curcol itu bikin enak, cari dukungan, cari orang sepaham. TAPI TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH DAN TIDAK MEMBANGUN KITA.”
    Let’s make the tagline viral…

    ps: still wondering, why she didn’t invite us (me and you) on her wedding ya?!?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *